Meski begitu, pihaknya hanya bisa pasrah, sambil berharap ada pengembalian uang dari pihak hotel maupun katering dan pesawat.
“Yang membuat kami berat yakni para jamaah. Mereka semua kecewa. Apalagi, beberapa waktu lalu, kami sudah menyampaikan akan berangkat tanggal 29,” katanya.
Dia berharap agar pemerintah turut membantu berkomunikasi dengan pemerintah Arab Saudi. Semoga larangan segera dicabut dan jamaah umrah asal Indonesia bisa berangkat lagi.