JEMBER, iNews.id – Larangan sementara kedatangan jamaah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi berdampak buruk bagi para pengusahatravel di Jawa Timur (Jatim). Di Jember misalnya, pengusaha mengaku rugi hingga puluhan juta lantaran harus membatalkan perjalanan umrah ke tanah suci.
“Karena penundaan ini, kami harus mengembalikan uang jamaah Rp1,5 juta/orang,” kata pemilik travel umrah dan haji Rahmatan, Rahmat, Jumat (28/2/2020).
Rahmat menjelaskan, ada 36 calon jamaah umrah yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Sesuai jadwal, mereka akan berangkat ke tanah suci pada Sabtu (29/2/2020) besok.
Namun, rencana itu batal gegara larangan tersebut.
Padahal, pihaknya sudah membayar semua fasilitas jamaah. Di antaranya kamar hotel, katering dan tiket peswat.
“Situasi ini sangat memukul kami, sebab, kami sudah membayar lunas semua kebutuhan jamaah,” katanya.