Curah Hujan Tinggi di Lamongan, Petani Melon dan Semangka Terancam Gagal Panen

Abdul Wakhid
Petani melon dan semangka di Lamongan berusaha menyelamatkan buah yang masih bisa dipanen. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)


Kondisi ini diperparah dengan harga semangka dan melon yang juga anjlok. Sebelumnya, harga perkilo mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000, kini hanya Rp1.400.

Di Lamongan, sentra tanaman semangka dan melon ada di Desa Latukan dan Banteng Putih, Kecamatan Karang Geneng. Di dua desa ini ada lebih dari 200 hektare lahan pertanian yang di musim kemarau/ ditanami buah melon, semangka madu, sunrise serta apolo.

Kini, para petani hanya bisa pasrah dan berharap di musim depan cuaca lebih bersahabat dan serangan hama tikus bisa dikendalikan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Tragis! Perbaiki Kendaraan di Bahu Jalan, Sopir Truk Tewas Ditabrak Truk Tronton di Lamongan

57 tahun lalu

Viral! Pemotor Tewas Terlindas Bus TransJatim di Lamongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal