Curah Hujan Tinggi di Lamongan, Petani Melon dan Semangka Terancam Gagal Panen

Abdul Wakhid
Petani melon dan semangka di Lamongan berusaha menyelamatkan buah yang masih bisa dipanen. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id - Cuaca buruk yang melanda Lamongan, Jawa Timur (Jatim) membuat petanimelon dan semangka terancam gagal panen. Curah hujan tinggi menjadikan lahan pertanian mereka terendam air.

Buah semangka dan melon milik petani di Desa Banteng Putih, Kecamatan Karang Geneng, Kabupaten Lamongan ini tak bisa dipanen lantaran busuk terendam air. Ada ratusan hektare tanaman melon dan semangka yang rusak. Kondisi ini diperparah dengan adanya serangan hama tikus.

Salah satu petani melon, Yanto mengatakan, biasanya satu hektare lahan bisa menghasilkan dua ton semangka atau melon. Jumlah tersebut jika habis terjual bisa menghasilkan uang Rp35 juta. Sementara biaya produksi mencapai Rp10 juta.

“Cuaca buruk dan serangan hama tikus ini membuat petani rata-rata hanya memperoleh uang Rp1 juta per hectare. Untuk menutup biaya produksi saja tidak cukup,” katanya, Senin (2/11/2020).

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Tragis! Perbaiki Kendaraan di Bahu Jalan, Sopir Truk Tewas Ditabrak Truk Tronton di Lamongan

57 tahun lalu

Viral! Pemotor Tewas Terlindas Bus TransJatim di Lamongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal