Cerita Berdarah Pergantian Nama Kerajaaan Tumapel Menjadi Singasari, Cikal Bakal Malang

Avirista Midaada
Ilustrasi peninggalan Kerajaan Singasari (Screenshot Kemdikbud)

MALANG, iNews.id - Nama Kerajaan Singasari lebih populer dan terkenal dibandingkan Tumapel yang menjadi cikal bakal Malang saat ini. Singasari yang awalnya bernama Tumapel berubah nama di masa pemerintahan raja pertama Ken Arok hingga Ranggawuni.

Namun pergantian nama itu tidak berlangsung mulus. Ada banyak friksi, konflik dan intrik mewarnai kerajaan. Bahkan terjadi pertumpahan darah ketika Ken Arok baru mulai mendirikan kerajaan dengan menghabisi nyawa Tunggul Ametung, penguasa Kerajaan Tumapel sebelumnya.

Berikutnya, keris Ken Arok yang dibuat oleh Mpu Gandring bergantian membunuh beberapa orang, tak terkecuali Ken Arok sendiri. Ken Arok tewas di tangan anak tirinya bernama Anusapati, hasil pernikahan dengan Ken Dedes, sebelumnya istri Tunggul Ametung.

"Anusapati sang anak tiri ini kemudian naik tahta menjadi Raja Tumapel. Tetapi lagi-lagi raja itu tewas di tangan keturunan Ken Arok bernama Tohjaya," demikian dikutip dari buku 'Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan'.

Anusapati tewas akibat keris Mpu Gandring yang ditikamkan Tohjaya saat asyik menyabung ayam. Semenjak tewasnya Anusapati, Tohjaya pun naik menjadi raja. Tapi kematian Anusapati meninggalkan luka bagi anaknya Ranggawuni, yang mengetahui dalang pembunuh ayahnya adalah Tohjaya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Ken Arok Mengepung Tumapel, Tunggul Ametung di Ujung Kekuasaan

57 tahun lalu

Kisah Berani Raja Singasari Tolak Kubilai Khan: Utusan Dipermalukan, Tentara Mongol Mengamuk!

57 tahun lalu

Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

57 tahun lalu

Kisah Raden Wijaya, Raja Pertama Kerajaan Majapahit dan Makna Gelarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal