Saat penggeledahan, Mulyoso mengatakan ada tiga mobil polisi. Mobil pertama digunakan untuk mengangkut anak A yang diduga merupakan pengedar pil koplo. "Mobil kedua itu dipakai untuk angkut barang bukti senjata ya pilnya juga," katany.
Mulyoro mengatakan, istri A sempat dibawa ke Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan. Sementara A diketahui berhasil melarikan diri saat dilakukan penggeledahan di rumahnya.
"Tapi langsung pulang istrinya dan sekarang sudah bekerja di Pandaan lagi di perusahaan pabrik sepatu. Lewat garasi kalau nggak salah langsung kabur waktu itu," katanya.
Mulyoso mengatakan, selama ini A dikenal sebagai salah satu pekerja di perusahaan leasing. Dia telah bekerja cukup lama di perusahaan leasing tersebut dan mempunyai tiga orang anak.
Meski begitu dia tidak mengetahui keberadaan A. Sebab sejak ada penggeledahan di rumahnya ia tak lagi diketahui keberadaannya. Bahkan sejak kejadian tersebut dia bersama warga berjaga setiap malamnya untuk mengantisipasi adanya keberadaan A.