Namun siapa sosok sebenarnya Batara I Walandit yang konon menjadi orang yang dipuja di daerah Walandit masih misterius.
"Ya apakah Batara itu merujuk pada Dewa Hindu yang dipuja, Walandit merujuk pada tempat, ataukah ada tokoh di tempat itu, yang di dewakan, krena disebutnya Batara doang," ujarnya.
Tetapi yang jelas temuan adanya struktur candi di Desa Srigading menjadi penting untuk mengungkap keberadaan Sejarah Malang. Pasalnya ada dugaan Walandit yang dimaksud di Prasasti Linggasutan juga terkait dengan pengakuan Suku Tengger, yang ada di kawasan Gunung Bromo. Apalagi dalam ritualnya, konon Suku Tengger mengambil air dari mata air Wendit, Malang, yang dulunya menjadi bagian dari wilayah Walandit.
"Dulu ini merupakan daerah Walandit. Dulu kan desa itu luas ini masuk Desa Walandit, terus kemudian Tengger kan ini Bromo daerah Walandit juga mungkin juga. Sehingga sekarang merasa mempunyai keturunan ikatan sejarah budaya dengan Malang," tuturnya.