Buang Energi, DPRD Surabaya Minta Risma Tak Ngotot Kelola SMA/SMK

Ihya Ulumuddin
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Dok.iNews.id)

"Sampai hari ini (penyetaraan gaji guru sesuai UMK) belum. Itu yang mestinya harus diselesaikan dengan segera," katanya. 

Mantan Asisten I Sekkota Surabaya ini, menegaskan, bahwa pendidikan gratis di seluruh sekolah negeri seharusnya sudah terlaksana. Karena hal ini juga menjadi kewajiban presiden, gubernur dan bupati maupun wali kota.

"Jadi untuk apa Pemkot Surabaya ngotot mengambil alih pengelolaan SMA/SMK jika program pendidikan gratis juga akan dilaksanakan oleh gubenur," katanya. 

Kritik Sutadi ini disampaikan menyusul keinginan Risma untuk tetap mengelola SMA/SMK pascakeluarnya UU Nomor 23/2014. Beberapa hari lalu misalnya, lewat keterangan resmi, Risma mencoba membuka memori publik saat SMA/SMK di Kota Pahlawan masih dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Saat itu, papar Risma, tidak hanya SPP yang digratiskan Pemkot. Namun ada beberapa poin penunjang pendidikan yang juga ditanggung, seperti infrastruktur yang mewadahi, laboratorium, praktikum, hingga berbagai kompetensi gratis untuk mendukung pendidikan para pelajar.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Puluhan Biduan Dangdut di Jatim Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Rp1,8 Miliar

57 tahun lalu

Siap-Siap! Pendatang Mengadu Nasib Tanpa Pekerjaan di Surabaya bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

Bobby Nasution Gratiskan Biaya SMA-SMK di 6 Daerah Terdampak Bencana

57 tahun lalu

Respons Tegas Wali Kota Surabaya Kasus Pengusiran dan Pembongkaran Rumah Nenek Elina

57 tahun lalu

Cegah Tawuran, Surabaya Berlakukan Jam Malam Anak di Bawah 18 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal