BPIP Beri Advokasi Positif untuk Pegiat Kampung di Lumajang

Tim iNews.id
Wakil Ketua BPIP Prof Hariyono menyerahkan bantuan kepada pegiat kampung tematik di Lumajang. (Foto: ist)

Bentuk kolaborasi yang dilakukan secara fungsional. Misalnya, kampung A punya keahlian apa dan kampung B punya keahlian apa, maka keahlian itu saling dibagi.

Dan, setelah dipelajari, pihaknya bersama BPIP menjadikan Kampung Karamba di RW 05 Ditotrunan menjadi pilot project sinergitas antar kampung. Ini karena Kampung Karamba banyak berkembang dan berinovasi selama empat tahun terakhir.

"Inovasinya berkembang, UKM-nya, inilah contoh pembangunan tidak hanya soal tanam-menanam. Tapi juga soal penerapan budi pekerti, sopan santun, budaya. Inilah Pancasila. Sehingga miniatur pancasila dalam tindakan ada di Kampung Karamba ini," kata Bambang.

Dalam kegiatan adovokasi ini, ada sejumlah narasumber yang dihadirkan. Para narasumber itu tidak hanya memaparkan pengetahuannya, tetapi juga memberi kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi.

Selain Wakil Kepala BPIP Prof Hariyono dan Bambang Irianto, juga hadir menjadi narasumber lainnya yaitu PLT Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP Dr Ani Purwanti, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP M Akbar Hadiprabowo, Sekda Kabupaten Lumajang Agus Triyono, dan penggagas berdirinya Kampung Karamba Hariyadi Eko Romadon.

Usai diskusi, para peserta dan perwakilan BPIP meninjau langsung Kampung Karamba di RW 05 Desa Ditotrunan, Kabupaten Lumajang. Di sana, para peserta menyaksikan bagaimana pengelolaan karamba di atas air sungai yang mengalir, pengelolaan taman, dan budidaya tanaman.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Longsor Timbun Permukiman Warga di Banyubiru Semarang, Akses Jalan Putus

57 tahun lalu

Viral! Truk Kayu Ugal-ugalan di Lumajang, Sopir Ditangkap Kendaraan Ditahan Polisi 30 Hari

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Kaki Semeru Lumajang, Seberangi Banjir Lahar demi ke Sekolah

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Lagi Hari Ini, Awan Panas Meluncur 5.000 Meter ke Tenggara

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Dahsyat Hari Ini, Luncurkan Awan Panas 4.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal