BPIP Beri Advokasi Positif untuk Pegiat Kampung di Lumajang

Tim iNews.id
Wakil Ketua BPIP Prof Hariyono menyerahkan bantuan kepada pegiat kampung tematik di Lumajang. (Foto: ist)

"Kami apresiasi bapak-ibu sekalian. Mudah-mudahan penggalian tradisi gotong royong ini yang sejalan dengan semangat Pancasila tidak berhenti, tapi perlu menjadi gerakan bersama yang bernilai," kata Prof Hariyono.

Dia berharap, gerakan gotong-royong Kampung Tematik ini terus dikembangkan dan bisa bersinergi dengan kampung-kampung lain di Indonesia. Tidak hanya di Jawa Timur, tapi di seluruh Indonesia. Sehingga, dengan adanya gotong royong antar kampung se-Nusantara, mimpi Indonesia Raya yang diinginkan bisa terjadi dengan sendirinya.

Sementara itu, penerima Kalpataru Kategori Pembina LingkunganTahun 2018 dan penggagas berdirinya kampung Glintung Go Green di Kota Malang Bambang Irianto mengatakan, peserta yang mengikuti acara advokasi BPIP mencapai 200-an orang. Sebenarnya, peserta yang mendaftar mencapai 500, namun karena mengikuti syarat protokol kesehatan di masa pandemi covid-19, peserta harus dibatasi.

Pesertanya tidak hanya dari kampung-kampung tematik di Lumajang. Tetapi juga dari daerah lain seperti Malang, Probolinggo, dan Pasuruan.

Bambang yang menjadi Ikon Prestasi Pancasila 2017 itu mengatakan, kampung tematik itu adalah gerakan masyarakat secara mandiri. Dan, berdiri di beberapa kota di Indonesia.

Pilar dari kampung tematik adalah gotong royong sebagai ide dari Pancasila. Kemudian, kemandirian, dan juga kolaborasi atai kerja sama antar kampung. "Kita tak ingin kampung ini berjalan sendirian," kata Bambang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Longsor Timbun Permukiman Warga di Banyubiru Semarang, Akses Jalan Putus

57 tahun lalu

Viral! Truk Kayu Ugal-ugalan di Lumajang, Sopir Ditangkap Kendaraan Ditahan Polisi 30 Hari

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Kaki Semeru Lumajang, Seberangi Banjir Lahar demi ke Sekolah

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Lagi Hari Ini, Awan Panas Meluncur 5.000 Meter ke Tenggara

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Dahsyat Hari Ini, Luncurkan Awan Panas 4.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal