Beredar Pupuk Diduga Ilegal di Tulungagung, 1 Orang Ditetapkan Tersangka

Donald Karouw
Satreskrim Polres Tulungagung menunjukkan barang bukti pupuk diduga ilegal. (Foto dok Polri) 

TULUNGAGUNG, iNews.id - Satreskrim Polres Tulungagung mendalami kasus dugaan peredaran pupuk tidak terdaftar dan atau tidak berlabel yang melibatkan tersangka PRW (51) warga Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Dalam pengembangan penyidikan, polisi menemukan sejumlah fakta baru yang menguatkan dugaan peredaran pupuk ilegal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi menunjukkan tersangka tidak memiliki lahan pertanian maupun terdaftar sebagai anggota kelompok tani.

“Berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, diketahui tersangka tidak memiliki lahan pertanian maupun terdaftar dalam kelompok tani,” ujar Iptu Andi Wiranata Tamba, Senin (1/6/2026).

Penyidik juga memperoleh informasi tersangka baru menyewa lahan di Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo, setelah kasus tersebut terungkap dan dilakukan penindakan oleh Satreskrim Polres Tulungagung.

Untuk memastikan informasi tersebut, polisi mengecek melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) serta tiga kelompok tani di wilayah tersebut. Hasilnya, nama tersangka tidak ditemukan dalam daftar resmi anggota kelompok tani. Selain menelusuri aktivitas tersangka, penyidik juga menemukan sejumlah kejanggalan pada kemasan pupuk yang diduga ilegal tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Amran Cabut 2.231 Izin Pupuk Subsidi Bermasalah

57 tahun lalu

Prabowo Sebut Banyak Negara Kini Ingin Beli Beras dan Pupuk dari RI

57 tahun lalu

Mentan Amran Tegur Keras Distributor Pupuk Nakal: Petani Jangan Dipersulit!

57 tahun lalu

Amran Perintahkan Dirjen Telepon Distributor Pupuk yang Persulit Petani: Cabut Izinnya!

57 tahun lalu

Mentan Cabut Izin Usaha 190 Pengecer dan Distributor Pupuk karena Tak Patuhi HET 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal