Karena itu dia meminta kepada seluruh kader GM FKPPI untuk menjadi otak, mata dan otot organisasi yang dapat berfikir, melihat, memetakan, menganalisis dan bertindak menjaga Pancasila dan NKRI dari rongrongan ideologi transnasional saat ini dan di masa depan.
Di lokasi yang sama Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto juga menyoroti dinamika terkini yang terjadi. Terhadap perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat, ia meminta kepada kader GM FKPPI untuk menguasai teknologi dan meningkatkan literasi digital. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat sekaligus memperkokoh ketahanan nasional.
"GM FKPPI merupakan kekuatan besar. Jangan ragu untuk berkreasi dan bertindak. Manfaatkan media sosial dengan baik dan bijak. Kerja keras, jangan maunya instan. Paling penting, kita harus ikuti Pancasila, ideologi yang sudah teruji," katanya.
Diketahui pada acara tersebut hadie Ketua Umum dan Waketum GMFKPPI Ryanta Surbakti dan Agus Soeryanto, Sekretaris GM FKPPI Jatim Didik Prasetiyono beserta seluruh Pengurus Daerah dan Cabang GMFKPPI se-Jawa Timur.