Bareskrim Bongkar TPPU Tambang Ilegal, Sita Emas dan Uang Miliaran di Jatim

Donald Karouw
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak. (Foto: dok Polri)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri kembali menyita barang bukti berupa 6 kilogram emas dan uang tunai Rp1,4 miliar dalam pengusutan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari tambang ilegal.

Penyitaan dilakukan setelah penggeledahan di tiga perusahaan pemurnian dan perdagangan emas di Jawa Timur, yakni PT Simba Jaya Utama (SJU), PT Indah Golden Signature (IGS) dan PT Suka Jadi Logam (SJL).

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, barang bukti yang diamankan cukup beragam. Selain emas dan uang, penyidik juga menyita dokumen hingga barang elektronik.

"Tim penyidik telah melakukan penyitaan barang bukti berupa logam mulia emas seberat kurang lebih 6 kilogram berbagai ukuran, surat atau dokumen, bukti elektronik, uang tunai sejumlah Rp1.454.000.000, serta barang bukti lain yang terkait dengan dugaan tindak pidana," kata Brigjen Ade, Rabu (1/4/2026).

Dia menjelaskan, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan TPPU yang bersumber dari aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2019 hingga 2025.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Sita Emas 6 Kg hingga Uang Rp1,4 Miliar terkait Kasus TPPU Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Susno Duadji Ungkap Prabowo Kantongi Daftar Jenderal yang Diduga ‘Bermain’ di Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Nenek Saudah Dianiaya gegara Tolak Tambang Ilegal di Pasaman, DPR: Usut Tuntas!

57 tahun lalu

Tragedi di Tambang Ilegal Gunung Pongkor, 3 Penambang Tewas Berhasil Dievakuasi

57 tahun lalu

Momen Gibran Hadapi Mahasiswa yang Keluhkan Tambang Ilegal dan Banjir di Kalsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal