Kaifiyah atau tata cara seperti itu yang secara luas dikenal dengan bacaan Yasin Fadhilah. Di akhir penjelasan, Sayyid Muhammad Haqqi An-Nazili mengatakan:
وَمَنْ قَرَأَ السُّوْرَةَ عَلَى هَذَا التَّرْتِيْبِ سَبْعَ مَرَّاتٍ يَحْصُلُ مُرَادُهُ وَمَقْصُوْدُهُ هَكَذَا أَخَذْتُ اْلإِجَازَةَ عَنِ الْمَشَايِخِ
"Siapa saja yang membaca Yasin dengan susunan seperti ini 7 kali, maka dia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Seperti inilah saya mengambil ijazah dari para guru."
Tata cara di atas merupakan 'kreasi amalan' berdasar pengalaman dari para ulama dan sholihin. Selain itu, adapun bacaan doa yang diselipkan dalam Yasin fadilah adalah ketika tiba dan selesai membaca ayat ke-58 yang berbunyi: "Salamun Qaulan min Rabbir Rahiim".
Setelah ayat tersebut, bisa juga disisipkan dengan membaca doa seperti "Ya Allah selamatkan kami dari ujian di dunia dan di akhirat". Barulah setelahnya kita bisa melanjutkan membaca ayat ke 59.