"Optimalisasi pembukaan tol gate, sistem jemput bola, penambahan petugas. Untuk yang di rest area bisa dilakukan sistem buka tutup, apabila sudah terjadi kepadatan lalu lintas, kemudian pasar tumpah dan kawasan wisata, perlu disiapkan kantong-kantong parkir," katanya.
Dia menambahkan, pada mudik Lebaran kali ini telah disiapkan kurang lebih 270 pos pengamanan dan pos pelayanan dari pihak kepolisian yang tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah daerah diminta untuk benar-benar memperhatikan daerah rawan macet pada mudik Lebaran kali ini.
"Para bupati dan wali kota bisa segera berkoordinasi dengan seluruh jajaran polres dan kodim setempat untuk mengantisipasi (potensi kemacetan)," katanya.
Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jawa Timur, setidaknya ada tujuh titik pintu tol yang diprediksi berpotensi mengalami kemacetan. Tujuh pintu tol tersebut diantaranya adalah Tol Sidoarjo, Tol Kejapanan Pasuruan, Tol Singosari Malang dan Tol Pandaan Pasuruan.
Sementara itu Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, sebanyak 23 rest area tol di Jawa Timur berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas. Selain itu pihaknya memberikan perhatian di beberapa titik menuju area tempat wisata yang kerap terjadi kemacetan saat libur.