Ancam Bunuh Presiden, Guru Honorer di Sumenep Ditangkap Polisi

Ihya Ulumuddin
Gelar perkara kasus ujaran kebencian di Sumenap Jatim. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin).

Sementara itu, di hadapan penyidik, Hairil mengaku menyesal atas perbuatannya. Guru honorer sebuah sekolah dasar negeri di Kabupaten Sumenep ini juga mengaku pasrah dengan persoalan hukum yang dihadapinya.

"Saya menyesal pak. Pasrah," katanya sambil menunduk.

Hairil mengaku, sengaja membuat posting-an berisi ancaman dan ujaran kebencian karena terpancing dengan suhu politik tanah air yang memanas. Hairil juga mengaku menjadi pendukung capres-cawapres Prabowo-Sandi.

"Tidak ada motif apa-apa. Saya hanya ikut-ikutan. Terpancing dengan kondisi politik yang panas saat ini," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

1 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

3 bulan lalu

Warga Sumenep Geger Temukan Benda Diduga Torpedo di Pantai, Polisi Amankan TKP

3 bulan lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

5 bulan lalu

Sidang Eksepsi Resbob di PN Bandung, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan Tidak Jelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal