43 Pesilat di Tuban Ditangkap Polisi saat Bersiap Konvoi Bawa Senjata Tajam 

Pipiet Wibawanto
Puluhan pesilat saat diamankan membawa senjata tajam. (Pipiet Wibawanto).

"Kalau mau menanyakan, silakan datang, satu-satu. Jangan gerombolan, menggeruduk. Itu namanya melawan negara. Ini kantor negara. Bagian dari negara," katanya. 

Sementra itu, Pimpinan Cabang Pagar Nusa Kabupaten Tuban, Abdul Mujib, mengatakan, 43 pemuda yang diamankan tersebut merupakan korban hoaks flyer yang tersebar di media sosial. Padahal, sejatinya tidak ada seruan apa pun sebagaimana flyer yang beredar. 

Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan. Apalagi, banyak di antara puluhan anggota perguruan silat itu yang berasal dari luar Kabupaten Tuban, seperti dari Lamongan, Bojonegoro, Nganjuk dan Jombang. 

"Anak-anak ini saya anggap korban medsos. Tapi saya berterima kasih kepada semua pimpinan anak cabang di Kabupaten Tuban. Sebab, mereka selalu mendengar imbauan pengurus cabang untuk tidak mengikuti acara ini. Tapi dunia medsos sangat luas dan anak-anak banyak yang terprovokasi," katanya. 

Atas peristiwa ini Mujib mengimbau bagi anggota perguruan silat Pagar Nusa untuk mengikuti arahan pengurus cabang. "Bila melanggar aturan organisasi dan hukum, maka kami akan tindak tegas. Akan kami pecat dari keanggotaan," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 7 Begal Sadis Bersenjata Tajam yang Resahkan Warga

57 tahun lalu

2 Orang Tewas saat Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Kecelakaan Diduga akibat Miras 

57 tahun lalu

Bobotoh Mulai Padati Gedung Sate, Rayakan Hatrik Juara Persib 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal