“Tidak ada rencana, bahkan sampai detik terakhir. Dan yang pasti, tanpa ada campur tangan dari Allah SWT maka ini tak akan terjadi,” kata dia.
Dia mengaku, selama ini pernah bertemu dengan Puti saat menghadiri haul Bung Karno tahun 2017 dan ketika menunaikan ibadah haji sekitar tahun 1999.
“Saat itu saya bersama Cak Imin (ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar) dan kiai-kiai awal era reformasi sempat bertemu di Tanah Suci,” ujarnya.
Gus Ipul yang juga cicit pendiri NU KH Bisri Syansuri itu memuji kemampuan dan kapasitas Puti. Bahkan, Puti yang duduk di Komisi X DPR memiliki banyak pengalaman karena termasuk aktivis, dosen, enerjik, serta aktif berorganisasi.
“Saya yakin dan optimistis mbak Puti tidak diragukan kemampuannya. Nantinya, masyarakat Jatim akan mengenal dan cinta terhadap mbak Puti,” katanya.
Sementara itu, Puti Guntur Soekarno mengaku terhormat atas kepercayaan yang diberikan saat ini. Bagi dia, tugas ini adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Dia berharap mampu menjalankan tugas dengan baik dan memenangkan kontestasi ini.
“Jawa Timur adalah goresan sejarah bangsa ini. Karena itu, saya merasa terhormat dengan posisi saat ini,” ungkapnya.
Diketahui, cucu Presiden Pertama RI, Soekarno, tersebut lahir di Jakarta pada 26 Juni 1971. Dia memulai debut politiknya dengan menjadi anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan sejak Pemilu 2009, termasuk saat ini sebagai anggota Komisi X DPR.