MALANG, iNews.id – MS, siswa SMP 16 Kota Malang yang menjadi korban bullying tujuh teman sekolahnya harus kehilangan dua jari tangannya setelah diamputasi tim medis.
Kedua jari tangan kanan korban diamputasi karena sudah tidak berfungsi dan kondisinya membusuk sehingga membahayakan kesehatan korban.
Wali Kota Malang Sutiaji mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa MS. Menurut dia, pemulihan trauma psikis akibat perundungan ini menjadi prioritas utama. “Kita sudah jenguk kondisi siswa MS ini. Saya menyesalkan kejadian ini yang terjadi di lingkungan sekolah,” katanya, Rabu (5/2/2020).
Untuk proses hukum, Sutiaji menyerahkan sepenuhnya kepada polisi karena sudah terjadi tindak kekerasan dan ada korban. “Untuk proses hukum kita serahkan sepenuhnya ke polisi. Kejadian ini sudah mencoreng nama baik dunia pendidikan di Kota Malang,” ujarnya.
Sutiaji juga menegaskan, dalam sepekan ke depan akan ada sanksi bagi kepala sekolah, guru dan Dinas Pendidikan karena kejadian itu bisa disebut keteledoran. “Siapa pun yang berbuat harus ada sanksi. Karena itu, seminggu ke depan akan ada sanksi baik bagi guru maupun kepala sekolah karena terkesan ada pembiaran,” ucapnya.