Salah satu keluarga jenazah Covid-19, Beki Muhamad, menyesalkan aksi yang dilakukan beberapa hari lalu. Dia juga mengaku menyesal karena telah menjemput paksa jenazah keluarganya yang bernama Rodiah.
“Saya menyesal telah melakukan tindakan jemput paksa,” ucapnya.
Sebelumnya, jenazah Rodiah (43) yang positif Covid-19 diambil paksa ratusan warga Desa Kalibuntu di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Mereka juga merusak fasilitas RSUD.