SURABAYA, iNews.id - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China akan memulangkan 10 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dari Wuhan China. Saat ini, KBRI tengah merencanakan strategi agar para mahasiwa bisa keluar dari Wuhan dengan aman tidak tertular virus korona.
"Pihak KBRI kemarin (26 Januari) sudah rapat terbatas untuk menyiapkan membuat formula yang baik pemulangan. Jangan sampai proses pemilangan justru berdampak mereka tertular. Karena penularan coronavirus masih dalam kajian," kata Rektor Unesa Prof Nurhasan, Senin (27/1/2020).
Menurut Nurhasan, meski sudah ada pembahasan antara KBRI, Kampus Central China Normal University (CCNU) Wuhan, namun sementara ini Pemerintah China belum memberikan izin mereka keluar dari Wuhan atau pulang ke Indonesia. "Mereka masih berada di asrama kampus, karena tempat itu yang dianggap paling aman dan steril," ujarnya.
BACA JUGA: Rektor Unesa Pastikan 13 Mahasiswa Unesa di Wuhan Aman dan Sehat
Menyikapi keluhan mahasiswa yang cadangan logistiknya menipis, Nurhasan menegaskan pihak Unesa tengah berupaya mentransfer dana untuk mendukung kebutuhan cadangan makanan mahasiswa yang terisolasi.