10 Mahasiswa Unesa Masih Terjebak di Wuhan China, KBRI Susun Strategi Pemulangan

Ihya Ulumuddin
Sejumlah mahasiswa Unesa yang tengah mengikuti program beasiswa di Wuhan China. (Foto: Istimewa)

"Sudah proses, saya minta pagi tadi untuk kirim rekening dan hari ini kami transfer uang. Kami sampaikan agar mereka jangan sampai mengurangi porsi makan. Karena kalau kondisi mereka tidak sehat, maka kekebalan tubuh mereka berkurang dan mudah terkena virus," katanya.

Menurut Nurhasan, 10 mahasiswa yang terisolasi di Wuhan masih bisa makan makanan bergizi dengan cara memasak sendiri. Artinya tidak bergantung pada makanan instan. Meskipun harga bahan makanan sudah mulai melambung tinggi.

"Mereka masih masak, beli bahan makanan sendiri seperti sayur dan kacang-kacangan. Harganya naik empat kali lipat, yang sebelumnya Rp20.000 sekarang Rp80.000 (kurs rupiah)," katanya.

Selain masalah biaya hidup, perpanjangan visa juga dibantu oleh KBRI karena mengingat ada 4 mahasiswa yang pada tanggal 2 Februari 2020 nanti sudah habis masa program beasiswanya.

"Persoalan visa juga dibantu KBRI. Yang habis masa beasiswanya tanggal 2 Februari itu tidak perlu panik, tenang saja dan ikuti aturan kampus," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus 4 TKA China Aniaya Buruh Lokal di PT IPIP

57 tahun lalu

Bekerja Hanya Miliki Visa Wisata, 8 WNA asal China Ditangkap Imigrasi Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal