"Sudah proses, saya minta pagi tadi untuk kirim rekening dan hari ini kami transfer uang. Kami sampaikan agar mereka jangan sampai mengurangi porsi makan. Karena kalau kondisi mereka tidak sehat, maka kekebalan tubuh mereka berkurang dan mudah terkena virus," katanya.
Menurut Nurhasan, 10 mahasiswa yang terisolasi di Wuhan masih bisa makan makanan bergizi dengan cara memasak sendiri. Artinya tidak bergantung pada makanan instan. Meskipun harga bahan makanan sudah mulai melambung tinggi.
"Mereka masih masak, beli bahan makanan sendiri seperti sayur dan kacang-kacangan. Harganya naik empat kali lipat, yang sebelumnya Rp20.000 sekarang Rp80.000 (kurs rupiah)," katanya.
Selain masalah biaya hidup, perpanjangan visa juga dibantu oleh KBRI karena mengingat ada 4 mahasiswa yang pada tanggal 2 Februari 2020 nanti sudah habis masa program beasiswanya.
"Persoalan visa juga dibantu KBRI. Yang habis masa beasiswanya tanggal 2 Februari itu tidak perlu panik, tenang saja dan ikuti aturan kampus," katanya.