Waspadai Virus Korona, Bupati Wihaji Minta Dinkes Cek TKA China di PLTU Batang

Suryono Sukarno
Bupati Batang Wihaji meminta Dinkes mengecek kondisi kesehatan TKA China di PLTU Batang. (Foto: SINDOnews)

Meski demikian, kata dia, Pemkab Batang tetap welcome terhadap TKA China. “Kita harus cek TKI secara benar-benar, walaupun penerbangan untuk saat ini masih. Kalaupun ditemukan antisipasinya RSUD harus mentiapkan ruang isolasi kalau tidak mampu kita rujuk ke Semarang," tutup," katanya. 

Kepala Dinas Kesehatan dr Hidayah Basbeth mengatakan, sampai saat ini di Batang memang belum ditemukan adanya masyarakat yang terjangkit virus korona.

Namun masyarakat tetap harus waspada dan menunda untuk berpergian ke luar negeri terutama ke negara yang sudah ditemui penyebaran kasus virus korona. "Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan di Batang, tapi kami ini sedang siaga. Kami imbau kepada masyarakat sebaiknya sementara ini untuk tidak bepergian ke daerah yang terjangkit virus korona, seperti di China,"  tuturnya. 

Dia menjelaskan, virus korona merupakan virus yang menyebabkan penyakit ringan hingga berat mulai dari demam, pilek ataupun penyakit seperti MERS dan SARS. 

"Jika memang harus bepergian ke daerah yang terinfeksi virus korona. Diharapkan jangan panik dulu. Untuk berjaga-jaga selalu terapkan PHBS, hindari kontak dengan hewan atau pasar hewan, hindari kontak langsung dengan orang yang sakit, gunakan masker dan terapkan etika batuk," ujarnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buntut Bentrok Antarpekerja di IPIP Kolaka, Polisi Amankan 4 TKA China

57 tahun lalu

Kronologi Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di IPIP Kolaka, Berawal Penganiayaan

57 tahun lalu

TKA China Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di PLTA Simarboru, Ada Benturan di Kepala

57 tahun lalu

Daftar 13 Korban Tewas Tungku Smelter Meledak di Morowali, 5 di Antaranya TKA China

57 tahun lalu

Ganjar Pamitan ke Warga Batang: Mohon Maaf jika Selama 10 Tahun Ada yang Kurang Menyenangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal