Warga di Semarang Gelar Tradisi Nyadran Jelang Ramadan

Angga Rosa
Tradisi Nyadran yang digelar warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang di Makam Nyai Ageng Kebo Kanigoro. Foto: Ist.

SEMARANG, iNews.id - Masyarakat di Kabupaten Semarang melaksanakan tradisi nyadran di tempat pemakaman umum menjelang bulan puasa. Tradisi turun temurun ini tujuannya untuk mengirimkan doa bagi para leluhur. 

Tradisi antara lain dilaksanakan warga di Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ratusan warga datang ke area permakaman Cengklik atau Makam Nyai Ageng Kebo Kanigoro. 

Mereka dengan khusyuk mengikuti prosesi nyadran dan memanjatkan doa untuk arwah anggota keluarga yang telah meninggal dunia agar diampuni semua dosanya oleh Tuhan. 

"Nyadran ini sebagai pengingat agar mereka yang masih hidup ingat dengan yang sudah meninggal dunia. Kegiatan ini dilakukan rutin setahun dua kali, yakni setiap bulan Maulud dan Ramadan,” kata Kepala Dusun Krajan, Purwanto, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, nyadran juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi warga antar dusun maupun antara daerah lain. Sebab dalam acara nyadran, warga yang jarang bertemu bisa berkumpul dalam acara tersebut. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Viral Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki 34 Km dari Boyolali ke Semarang Penuhi Nazar

57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal