Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sekeluarga Tewas saat Glamping di Temanggung, 1 Korban di Antaranya Mahasiswa UGM
Advertisement . Scroll to see content

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:24:00 WIB
Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan
isak tangis mengiringi pemakaman empat orang sekeluarga yang tewas saat glamping di Kabupaten Temanggung. Keempatnya dimakamkan berdamping di Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Suasana haru menyelimuti pemakaman empat jenazah satu keluarga di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/5/2026) sore. Keempat korban yang sebelumnya ditemukan tewas misterius di dalam tenda saat glamping di kawasan Posong, Temanggung. 

Jenazah keempat korban sebelumnya dibawa empat mobil ambulans. Usai tiba di rumah duka, keempat jenazah tersebut langsung digotong warga secara beriringan menuju Masjid Nurul Khasanah untuk disholatkan secara berjamaah. 

Ratusan warga dan pelayat terpantau memadati area dalam masjid hingga meluber ke halaman luar demi memberikan penghormatan terakhir kepada pasangan suami istri M Ali Munawar dan Magfiroh Alvira, serta kedua putra mereka, Bagas Amar Hakiki dan Alvino Evan Hakim.

Usai prosesi shalat jenazah berjamaah dan pembacaan doa tahlil selesai dilakukan, keempat jenazah langsung diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorogeni, Desa Kebumen. 

Meskipun cuaca di lokasi diguyur hujan yang cukup deras, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan langkah ratusan warga. Mereka tetap setia bertahan mengiringi dan mengantarkan keempat jenazah hingga ke liang lahad. Keempatnya dimakamkan secara berdampingan.

Di sela-sela prosesi pemakaman, perwakilan pihak keluarga korban, As'adi, menyampaikan rasa kehilangan yang teramat mendalam atas musibah yang terjadi secara mendadak ini. Pihaknya mendesak agar aparat kepolisian dapat bekerja maksimal untuk segera menguak tabir di balik kematian tragis Ali Munawar sekeluarga. 

"Kami dari pihak keluarga terpukul sekali dengan musibah ini. Kami sangat berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap misteri kematian dan apa penyebab pasti yang membuat keempat keluarga kami ini meninggal di dalam tenda," ujar As'adi, Kamis (28/5/2026). 

Rasa duka sedalam-dalamnya juga diutarakan oleh Leo Nanda, salah satu sahabat dari Bagas Amar Hakiki. Menurut dia, almarhum Bagas merupakan sosok pemuda yang sangat baik, berbakat, dan setia kawan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut