Selain itu usai membuka undangan APK tersebut, banyak sekali SMS yang masuk.
“Isi pesannya saya membeli sesuatu. Padahal sama sekali saya tidak membeli. Jadi, mereka memanfaatkan aplikasi Telkomsel Kartu Halo untuk membeli, cukup banyak pembeliannya,” kata Sadewo.
Dia mengaku sejak Jumat malam sampai saat ini dibantu ajudan dan rekan-rekannya untuk memblokir ATM.
“Saya tidak tahu, apakah orang ini menyedot ATM atau tidak. Karena ini hari Sabtu, saya tidak bisa mengecek saldo saya,” ucapnya.
Sadewo meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati kalau menerima WA undangan berformat APK.
“Nomor saya banyak diketahui orang. Saya mengimbau kalau ada yang menerima undangan berbentuk APK untuk tidak membuka. Langsung saja dihapus,” ujarnya.