"Menjelang kejadian, diduga pengemudi Innova berusaha mendahului melalui sebelah kanannya. Namun, karena berjalan kurang ke kanan akhirnya membentur sepeda motor Vario, sehingga terjadilah laka lantas. Kendaraan Innova kemudian meninggalkan TKP setelah kejadian," ujarnya.
Akibatnya, kata dia, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan sepeda motornya rusak. Korban sempat dirawat di rumah sakit Islam Klaten namun kemudian menjalani rawat jalan.
"Petugas akhirnya mengunjungi korban di rumahnya serta meminta sedikit keterangan. Korban selanjutnya diarahkan untuk membuat laporan, karena secara resmi Polres Klaten belum menerima laporan kecelakaan tersebut pada saat itu," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya mengapresiasi peran serta masyarakat yang mengupload kejadian tabrak lari itu di media sosial sehingga petugas dapat mengidentifikasi korban dan pelakunya dengan cepat.
"Partisipasi dan dukungan masyarakat seperti ini yang kami harapkan. Kepedulian masyarakat amat membantu Polri dalam mengungkap kejadian dan memberantas kejahatan," ujarnya.
Sementara Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo mengatakan, keberhasilan dalam pengungkapan peristiwa ini dimulai dari ditemukannya korban yang bernama Aprian M Yusuf (23) yang berdomisili di Ngaglik, Sleman. Korban kemudian disarankan membuat laporan polisi sebagai langkah awal penyelidikan.
"Langkah selanjutnya kita lakukan penyelidikan, terkait siapa pelaku atau pengemudi Inova Hitam dengan bantuan CCTV di sepanjang jalur Yogya-Solo," katanya.