Kepala SMK 2 Pengasih Istihari Nugraheni mengatakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) diikuti 315 siswa. Sesuai petunjuk teknis dari dinas, sekolah hanya diminta menyiapkan hand sanitizer dan juga tisu basah.
“Sampai sesi kedua ini lancar, tidak ada masalah. Jadi sebelum ujian siswa masuk kelas harus menggunakan hand sanitizer,” kata Istihari.
Sekolah juga menyediakan ruangan UKS untuk mengantisipasi adanya siswa yang kurang sehat. Namun dalam pelaksanaan kemarin, semua siswa dalam kondisi fit. Mereka disarankan untuk menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan banyak mengkonsumsi sayur dan buah.
“Kalau ada yang sakit kita siapkan UKS dan petugasnya ada. Bahkan kalau terpaksa bisa ujian susulan,” ujarnya.
Salah satu peserta ujian Regita Prisdayanti Puspa, mengaku tetap datang dan mengikuti ujian seperti biasa. Semua siswa tidak khawatir dengan isu korona hingga mengganggu ujian. Mereka sudah menyiapkan diri sejak lama dalam menghadapi UTBK yang akan dilaksanakan selama lima hari ke depan.
“Tadi hanya pakai hand sanitizer, selebihnya ujian seperti biasa,” ucap Regita