Tradisi Moci di Negara Poci, Ngeteh ala Wong Tegal

Pandika Adi Putra
Tradisi moci, budaya ngeteh warga Kota Tegal, Jawa Tengah. (Foto: ist)

Uniknya dari tradisi moci ini ada pada poci atau teko yang digunakan untuk mewadahi tehnya. Poci itu tidak pernah dicuci tetapi hanya dibuang sisa teh yang sebelumnya saja. Hal itu dilakukan karena mereka percaya kerak sisa teh sebelumnya akan menambah cita rasa dan aroma teh poci menjadi lebih nikmat. 

Nilai filosofi dari tradisi moci ini ada pada teknik penyuguhannya. Teh poci hitam yang pahit akan dituangkan ke gelas yang berisi gula batu. Akan tetapi pantangannya adalah gula batu itu dilarang diaduk agar dapat melarut dengan sendirinya.

Arti dari cara penyajian itu adalah kehidupan memang akan terasa pahit dan gelap di permulaan. Namun ketika kita mampu untuk bersabar, kehidupan itu akan berubah dari terasa pahit menjadi manis dengan sendirinya.

Tradisi minum teh poci berbeda dengan tradisi minum teh lainnya seperti medang. Letak perbedaanya ada pada penyuguhan dengan poci agar bisa langsung nambah tehnya. Jika medang disuguhkan tanpa poci melainkan langsung di gelas atau cangkir.

Nilai sosial yang bisa diambil dari tradisi moci ini adalh solidaritas dan kesetaraan atau egaliter. Masyarakat yang melakukan tradisi moci ini biasa melakukannya di dapur yang merupakan ruangan lebih intim daripada ruang tamu.

Kemudian sudah tidak menggunakan kursi tetapi secara lesehan yang beralaskan tikar sehingga sudah setara dan tidak memiliki jarak diantara orang yang meminum teh poci. Tentunya obrolannya juga menggunakan bahasa yang lebih akrab dan dekat.

Itulah Tradisi moci di Negara Poci yang populer di Kota Tegal. Apakah kalian pernah melakukan tradisi Moci ini bersama dengan keluarga, kerabat atau teman dekat kalian di rumah?

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Kapal Nelayan Terbakar di Pelabuhan Tegal, 3 Mobil Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Viral Mobil Dikejar Polisi dan Warga di Tegal, Ternyata Gunakan Pelat Nomor Palsu

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal