"Untuk dana pembangunan masjid akan menyesuaikan kebutuhan di Indonesia. Jadi untuk pelaksanaan oleh Pemerintah Indonesia dan pihak UEA sebagai supervisi. Karena desain harus bisa mirip Masjid di Abu Dhabi," kata Wisnu.
Kepala Kantor Kemenag Surakarta Mustain Ahmad menyambut baik pembangunan mesjid sumbangan pemerintah UEA itu. Menurut Mustain, petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) kini sedang melaksanakan pengukuran sekaligus penentuan arah kiblat. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua NU Kota Surakarta Mashuri, Ketua MUI sekaligus Ketua Muhammadiyah Surakarta, KH Subari.
"Kami bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Surakarta menyambut baik dan luar biasa. Hal ini bentuk ekspresi dan antusias umat beragama khususnya umat Islam," kata Mustain.