UEA merupakan salah satu negara kaya di Timur Tengah yang sangat tertarik untuk investasi di Indonesia. Wisnu yang mewakili Kedubes Indonesia di UEA, warga Arab berkenan memberikan hadiah, salah satunya masjid untuk Indonesia, yang akan dibangun di lahan sekitar 3 hektare di Kota Solo, Jateng, tempat kelahiran Presiden Joko Widodo.
"Ini suatu penghargaan yang luar biasa untuk Indonesia," katanya.
Wisnu menjelaskan pembangunan masjid di Solo tersebut sebenarnya merupakan awal dari pihak UEA untuk masuknya investasi negara-negara Timur Tengah ke Indonesia. Jadi selama ini, seakan-akan investor yang masuk ke Indonesia hanya dari China.
Pangeran Mohammed bin Zayed dan Pemerintahan UEA sangat tertarik investasi di Indonesia, antara lain, di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi di Indonesia .
"UEA sangat tertarik untuk pembangunan kilang minyak seperti di Cilacap, cara mereka relatif lebih simpel untuk investasi," kata Wisnu.
Wisnu menjelaskan rencana pembangunan masjid yang diperkirakan termegah di Indonesia tersebut membutuhkan lahan sekitar 3 hektare, dengan anggaran akan disesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia. Kini sedang tahap lelang, dan peletakan batu pertama akan dilaksanakan pada Desember mendatang.