SOLO, iNews.id -Masjid hadiah untuk Presiden Joko Widodo dari Pangeran Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan akan dibangun di Solo. Desainnya pun akan mengikuti Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Dilansir dari berbagai sumber, Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi luasnya mencapai 2 hektare lebih. Masjid tersebut bisa menampung 40.960 jemaah sekaligus terdiri atas 7.126 di ruang utama, 1.960 di ruang salat terbuka, 980 di ruang salat wanita, 22.729 di area Sahan (Courtyard / pelataran tengah), 682 di selasar ruang utama dan 784 di selasar pintu masuk utama.
Utusan Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi, Setyo Wisnu Broto mengatakan, Pangeran Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan tidak hanya ingin membangun sebuah masjid, tetapi juga Islamic Center. Masjid itu, desainnya hampir mirip dengan Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Masjid terindah di dunia itu, nanti desainnya akan diberikan kepada Indonesia.
"Rencana pembangunan masjid, ornamennya mirip dengan salah satu masjid termegah di dunia, Sheikh Zayed Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Itu merupakan rangkaian panjang dari sebuah lobi internasional antara Pemerintah Indonesia dengan UEA," kata Setyo Wisnu Broto di sela pengukuran tanah dan penentuan arah kiblat, di Gilingan Solo, Jateng, Kamis (9/7/2020).
Menurut Setyo Wisnu, UEA beberapa waktu lalu melalui Pangeran Mohammed bin Zayed Al Nahyan yang tertarik dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo. Wisnu mengatakan, investor negara-negara Timur Tengah yang sering ragu-ragu menanamkan modalnya di Indonesia, kini ada perubahan besar.