Warga berharap pencemaran lingkungan dari pabrik ini segera bisa diatasi agar warga sekitar pabrik tidak terganggu baik masalah debu, suara juga limbah cair .
“Dari pihak perusahaan hanya memberikan tanggapan melalui surat kesanggupan memperbaiki, namun sampai sekarang ternyata pencemaran tetap berlangsung,” ujar Fauzy .
Ketika media ke perusahaan ini untuk meminta klarifikasi, pihak manajemen setempat tidak menemui karena kantor pusat berada di Surabaya.