"Secara bertahap. Nanti dilihat penerapan protokol kesehatannya," katanya didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani.
Dia mengatakan objek wisata yang dikelola Pemkab Banyumas melalui Dinporabudpar telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kendati demikian, pihaknya akan mendiskusikannya kembali dengan Bupati Banyumas. "Kalaupun ada penutupan, pasti secara bertahap, enggak langsung seluruhnya. Kalau seluruhnya, ekonomi lumpuh lagi," katanya.
Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani mengatakan hingga saat ini sudah ada 25 objek wisata yang dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai tatanan adaptasi kebiasaan baru."Di Banyumas ada sekitar 109 objek wisata, namun yang telah dibuka kembali dengan tatanan adaptasi kebiasaan baru sebanyak 25 objek wisata," katanya.