Seniman Gelar Tribute to Didi Kempot di Rumah Dinas Gubernur Jateng

Taufik Budi
Seniman menggelar Tribute to Didi Kempot di kompleks Rumah Dinas Gubernur Jateng Kota Semarang. (Foto: iNews/Taufik Budi)

"Panggung Kahanan karena kahanan atau keadaan dunia seperti ini, kahanan seniman seperti ini dan kita gotong royong. Bagaimana menyikapi? Kita milih seperti ini, yang kata Mas Didi, harus tetap dijogeti meski patah hati," katanya.

Menurutnya, Didi Kempot bukan sekadar seniman yang mampu mengobok-obok hati penggemarnya lewat karya. The Godfather of Broken Heart itu mampu merobohkan stigmatisasi antara kalangan tradisional dan modern. Terlebih, Didi Kempot tetap membumi di puncak popularitasnya.

"Mas Didi Kempot sangat sopan orangnya, rendah hati, solidaritasnya tinggi apalagi ketika diminta bantu teman. Itu puncak karier yang luar biasa," ujarnya.

Dia pun kaget ketika kali pertama mendapat kabar berpulangnya putra dari seniman Ranto Gudel itu. Sebab, pada malam sebelumnya Didi Kempot bersama Wali Kota Solo dan warga tengah bakti sosial.

"Sesama kesenian tradisional, dia dorong betul agar tidak minder. Sekarang campursari menembus apa pun, semua jadi cendol dawet dan bisa menerima semuanya," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal