Semarang Belum Bebas Banjir, Pemkot Akan Bongkar Penyambungan Jalan Masuk yang Menumpuk

Dimas Yuli
Plt Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama jajarannya turun ke lapangan meninjau lokasi banjir guna memastikan penanganan telah dilakukan dengan optimal. (Ist)

SEMARANG, iNews.id - Beberapa titik lokasi di Kota Semarang mengalami banjir akibat hujan deras. Merespons kondisi itu, Plt Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama jajarannya turun ke lapangan meninjau lokasi banjir guna memastikan penanganan telah dilakukan dengan optimal. 

"Saya dan teman-teman OPD meninjau banjir ya karena tadi (26/12) malam atau sore itu kan curah hujan sangat luar biasa. Ada laporan bahwa di wilayah Genuk, Muktiharjo Kidul, Tlogosari kemudian termasuk di daerah Gebang Anom ini terjadi banjir," katanya, Rabu (28/12/2022).

Menurutnya, pompa air yang ada di wilayah tersebut sudah berfungsi sebagai mana mestinya. Namun, karena curah hujan yang sangat tinggi membuat banjir tetap tidak bisa dihindari. 

"Begitu kami cek semuanya yang pompa ini ada 6 itu on semua. Memang satu masih off istirahat sekitar 1 jam untuk nanti gantian. Ini sebenarnya semua sudah berjalan sesuai dengan SOP-nya", ujar Mbak Ita, begitu dia akrab disapa. 

"Sebenarnya disampaikan bahwa wilayah ini pertautan antara Kali Tenggang dan Kali Sringin sehingga ini cepat-cepatan kuat-kuatan untuk bisa ditarik (pompa). Sehingga mungkin teman-teman melihat di ujung pintu masuk ini sudah ada satu mobil pompa, pompa portable milik pemerintah pusat yang membantu menarik sehingga itu langsung dimasukkan ke dalam drainase sehingga (airnya) bisa langsung ditarik ke Kali Sringin," ujarnya. 

Ke depannya, pihaknya berencana untuk melakukan pengecekan beberapa rumah di kawasan tersebut untuk mengantisipasi banjir. Dirinya memastikan akan berembuk dahulu dengan masyarakat setempat mengenai hal ini. 

"Para pemilik rumah yang ada di wilayah yang PJM-nya numpuk-numpuk untuk bisa dibongkar dan Alhamdulillah para pemilik rumah dan pemilik bangunan ini kooperatif. Akan segera ditindaklanjuti dengan rapat dulu untuk menentukan timeline-nya sehingga diharapkan hal seperti itu tidak akan terjadi lagi," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal