"Antrean tidak berjubel lagi di poliklinik. Semula dengan WA karena harus menjawab, dan terbatas waktu maupun petugasnya," ujar Nanang.
Namun, bagi pasien yang tidak familiar dengan teknologi informasi, rumah sakit tetap melayani pendaftaran secara manual. Pasien lama yang telah memiliki nomor rekam medik maupun pasien baru dapat mendaftar dengan mudah.
"Cukup scan (pindai) barcode, atau masukkan nomor booking, atau masukkan nomor rekam medik, data sudah ada. Termasuk pula dapat melihat dan menggunakan data rekam medik untuk memeriksa di pelayanan kesehatan di tempat lain," katanya.
Melalui aplikasi Baper, pasien juga bisa mendapatkan informasi terkini layanan di RSUD Pandan Arang. Mereka juga memberikan kritik serta saran kepada pihak manajemen rumah sakit.