SALATIGA, iNews.id - Ratusan mahasiswa dari Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua di Salatiga dikabarkan mengalami kelaparan. Kabar itu langsung direspons oleh Pemkot Salatiga dengan menyalurkan bantuan.
Bantuan diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi bersama Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan dan Sekda Wuri Pujiastuti di Pendapa Pakuwon Pemkot Salatiga, Selasa (7/2/2023) malam.
Sebelumnya, Pemkot Salatiga telah berkoordinasi dengan pihak rektorat UKSW. "Kami menerima informasi dari media online, ada sekitar kurang lebih 200 mahasiswa dari Papua yang mengalami kendala pembiayaan soal biaya hidup dan biaya kuliah. Maka, kami segera mengambil langkah cepat untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan jajaran rektorat," kata Sinoeng.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ratusan mahasiswa dari Papua tersebut juga terancam dikeluarkan dari kontrakan masing-masing akibat tidak mampu membayar.
Sinoeng menyatakan, Pemkot Salatiga tidak bisa abai dan diam saja setelah mengetahui adanya mahasiswa Papua yang kelaparan. "Oleh karena itu, malam ini kami langsung bergerak untuk mendorong tercukupinya kebutuhan pokok selama kurang lebih 10 hari ke depan,” ujar Sinoeng.