Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menyebutkan di Pasar Tradisional Banyurip, dari 43 sampel yang didapat, sebanyak 10 orang di antaranya reaktif.
"Di Pasar Banyurip tadi dari 43 orang yang di rapid test, 10 orang hasilnya reaktif terdiri dari 7 orang warga Kota Pekalongan, 1 orang dari Kabupaten Pekalongan, dan 2 orang dari Kabupaten Batang. Mereka macam-macam profesinya,ada pedagang, pembeli maupun tukang parkir," ujar Budi.
Lebih lanjut, Budi menambahkan sementara di lokasi kedua, Pasar Modern Superindo, dari 42 sampel yang diperiksa, 10 sampel di antaranya juga menunjukkan hasil reaktif. Terkait hasil tersebut, pihaknya akan melakukan tracking terhadap anggota keluargan masing-masing.
"Kami koordinasikan dengan pemerintah daerah masing-masing untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Banyurip," ujarnya.