Presiden Jokowi Minta GP Ansor Istikamah Menjaga dan Merawat NKRI

Kastolani Marzuki
Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (kanan) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,

Tugas yang diemban rasul, kata Jokowi, dilakukan dengan cara-cara yang santun dan penuh kasih sayang. Karena itu, sebagai umat Muhammad sudah seharusnya kaum muslim meneladani Rasulullah dan terus menjaga ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathoniah. Ukhuwah tanpa membedakan bedakan kelompok atau golongan.

"Kalau kita berkeliling Indonesia kita baru merasakan betapa besar bangsa kita dengan beragam suku, adat, agama, bahasa dan tradisi. 714 suku itu bukan jumlah yang sedikit. Itu jumlah yang sangat banyak. Itulah anugerah Allah yang patut kita syukuri. Bandingkan dengan negara lain seperti Afghanistan yang hanya punya 7 suku. Betapa perbedaan itu nyata," ujarnya.

Karena itu, Jokowi kembali mengajak kepada seluruh anggota GP Ansor dan Banser untuk terus menjaga dan memelihara serta merawat persatuan kerukunan dan persaudaraan sebagai sebuah negara yang besar dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

"Itu yang harus kita jaga. Karena aset terbesar kita adalah kerukunan. Marilah kita jaga ukhuwah wathoniah," katanya.

Jokowi juga minta GP Ansor tetap istikamah dan membimbing jamaah yang ingin berhijrah. Hijrah dari sifat egois ke peduli sesama, hijrah dari sifat pendendam ke sifat penuh kasih sayang. Hijrah dari sifat pemarah ke penuh kesabaran, hijrah dari sifat penuh kegaduhan ke sifat penuh kerukunan. "Setuju ndak," kata Jokowi.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal