Presiden Jokowi Minta GP Ansor Istikamah Menjaga dan Merawat NKRI

Kastolani Marzuki
Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (kanan) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,

Presiden juga mengajak GP Ansor untuk menjaga marwah ulama dan NKRI, menjaga keislaman dan keindonesiaan dalam satu tarikan napas.

"Jangan pernah jauh dari para kiai dan ulama dalam berkehidupan. Dalam mengikuti kemuliaan nabi, insyaallah bangsa kita akan terus maju dalam pekerjaan bisa menjadikan Indonesia sebagai negara yang baldatun thoyibatun warobbun Ghofur. Maju dalam. Pekerjaan berat kita untuk menjadikan negara berkeadilan sosial," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, GP Ansor telah mengakhiri perjalanan Kirab Satu Negeri selama 41 hari mulai Pulau Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

"85 pataka Merah Putih menjadi bukti sebagai dialog kebangsaan, ziarah dan penanaman pohon serta bakti sosial dengan pengobatan bendera mulai persawahan, gunung hingga dari dalam lautan Pulau Raja Ampat," katanya.

Kirab Satu Negeri juga mencatatkan dua rekor Muri, yakni pengibaran Bendera Merah Putih terpanjang di Papua dan rekor menjahit bendera terpanjang di Bengkulu.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini, Kirab Satu Negeri GP Ansor merupakan konsensus dalam merawat NKRI. "Kita tentu paham dengan mulai adanya sekelompok yang ingin mengubah Pancasila dan UUD" katanya.

Gus Yaqut mengungkapkan keprihatinannya dengan konflik-konflik di Timur Tengah yang dipicu agama khususnya agama Islam. Apalagi, pengaruhnya mulai masuk Indonesia. Karena itu GP Ansor selalu menolak pihak pihak yang mengklaim kebenaran sepihak.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal