PPDB TK, SD dan SMP di Kota Semarang Lancar, Disdik: Tak Ada Hal yang Krusial Sekali

Ahmad Antoni
ilustrasi PPDB Kota Semarang 2023 (screenshot)

Menurutnya, mengatur zonasi itu sangat susah, karena secara geografi Kota Semarang sudah seperti itu. Tetapi sistem yang ada kelemahan itu kita harus tutup dengan kelebihan lain. 

Dia mencontohkan, zonasi kalau dilihat dari daerah mana kota mana kabupaten mana pasti lemah, karena posisinya tidak seperti kita bayangkan. 

“Penyebaranya sedemikian rupa, tapi kita harus punya strategi bahwa kelemahan yang ada di zonasi harus diberikan keunggulan yang lain, misalnya pilihan 1,2,3 4 itu bagian dari kelebihan. Kalau kita hanya pilihan 1 itu namanya kelemahan ditutup kelemahan,” kata Erwan.

“Kalau sudah diterima pilihan 1 (zonasi) tidak bisa pindah ke pilihan lain. Sekarang tidak ada cabut mencabut, karena semuanya online. Tapi kita coba evaluasi karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menegaskan bahwa siswa yang telah diterima di sekolah negeri sesuai dengan pilihan  pertama di zonasi, tidak bisa serta merta pindah ke pilihan lain.

“Di SMP kan ada 4 pilihan, di SD 3 pilihan, itu kan sistem. Sistem itu ngatur sendiri, nilai itu akumulasi dari beberapa indikator, ada zonasi, ada mppk, nilai ijazah, nilai prestasi plus nilai lingkungan,” kata Bambang.

“Ketika anak tidak bisa masuk di pilihan pertama, bisa turun di pilihan kedua, ketiga. Tapi kalau sudah diterima di salah satu pilihan sekolah ya wajib daftar ulang. Tidak serta merta pindah sekolah yang diinginkan. Karena Semarang by sistem,” tegasnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Belasan Kepsek di Muaro Jambi Mundur usai 2 Hari Dilantik

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal