PPDB Jateng Ditutup, Ganjar Temukan 1.007 SKD Palsu Hingga Nama Wagub Dicatut

Ahmad Antoni
Sindonews
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat sidak hari terakhir PPDB Jateng 2020 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto: SINDOnews)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali menginspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Kamis (25/6/2020). Sidak dilakukan sesaat setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK Jawa Tengah resmi ditutup tepat pukul 16.00 WIB. 

Berbagai hal dicek Ganjar dengan teliti. Salah satu yang mencolok adalah banyaknya penggunaan Surat Keterangan Domisili (SKD) pada proses PPDB Jateng 2020.

Tercatat, ada 13.834 calon siswa yang menggunakan SKD. Dari jumlah itu, ada 1.007 calon siswa yang mencabut berkas SKD-nya karena terindikasi asli tapi palsu (aspal).

"Hari ini PPDB ditutup. Setiap hari memang saya pantau terus karena ada beberapa problem. Diantaranya SKD ini, hari ini kami temukan ada 13.834 calon siswa yang mendaftar pakai SKD. 1.007 diantaranya dia beralih, itu ada indikasi kemungkinan palsu," kata Ganjar.

Banyaknya SKD tersebut membuat Ganjar terkejut. Dia meminta seluruh petugas untuk ketat dalam proses verifikasi dan validasi data.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Prasetyowati Tyas Purwani Kakak Kandung Ganjar Pranowo Meninggal

57 tahun lalu

41 Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024, Ganjar: Biasanya Menang

57 tahun lalu

PDIP Ungkap Strategi Menangkan Andika-Hendi di Pilkada Jateng

57 tahun lalu

Ganjar Beri Semangat Palti Hutabarat dalam Sidang Pleidoi: Kamu Tidak Sendirian!

57 tahun lalu

Ganjar Fokus Bantu Menangkan PDIP di Pilkada 2024, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal