Potret Memprihatinkan Pasar Tradisional di Kota Semarang, 6.000 Lapak Mangkrak

Antara
Ilustrasi pasar tradisional di Kota Semarang. (Dok iNews.id)

SEMARANG, iNews.id – Kondisi di sejumlah pasar tradisionalKota Semarang cukup memprihatinkan. Dinas Perdagangan Kota Semarang menyebutkan setidaknya ada 6.000 kios atau lapak kosong di berbagai pasar tradisional karena tidak dimanfaatkan oleh pedagang.

Jumlah tersebut didapatkan dari hasil penyisiran yang dilakukan Disdag dan Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Kota Semarang di sebanyak 52 pasar tradisional yang ada di Kota Atlas.

"Ada 6.000 kios dan los kosong di tangan (catatan) kami," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdag Kota Semarang Fajar Purwot, Selasa (6/6).

Menurut dia, kios yang tidak dimanfaatkan pedagang itu akhirnya menjadi mangkrak dan kosong, padahal memiliki potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar.

"Itu yang bikin PAD tidak maksimal. Ada di 52 pasar tradisional, di antaranya Pasar Bulu, Pasar Rasamala, Pasar Tlogosari, Pasar Pedurungan, dan Pasar Meteseh," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Terekam CCTV! Pemuda di Semarang Diserang Celurit lalu HP Dirampas di Depan Rumah

3 hari lalu

Tragis! Ayah Naik Motor Bonceng 2 Anak ke Sekolah Tertabrak Kereta di Semarang, 1 Tewas

3 hari lalu

Kebakaran Hanguskan 3 Tempat Usaha di Surabaya, Diduga Dipicu Kebocoran Elpiji

9 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

14 hari lalu

Gunakan Alat, Puluhan Bangunan Liar di Pasar Pagesangan Surabaya Dirobohkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal