Sementara itu, Ketua Yayasan Tri Dharma Weleri, Riyanto mengatakan perayaan Imlek di Kabupaten Kendal tahun ini hanya digelar sederhana, termasuk perayaan Cap Go Meh.
“Perayaan dilaksanakan secara sederhana, tapi tidak membuat surut semangat masyarakat Tionghoa di Weleri untuk merayakan Tahun Baru Imlek ini,” katanya.
Dia berharap di tahun kelinci air ini, masyarakat kendal bisa selalu guyub rukun saling toleransi dan mendapat keberkahan.
Usai patung Dewa dibersihkan kemudian dikembalikan lagi ke tempat semula. “Meski dengan perayaan sederhana Kelenteng Tri Dharma membuka secara umum bagi siapa saja yang ingin berkunjung untuk mengikuti perayaan tahun baru Imlek,” ujarnya.