Dengan demikian, kata dia, belum ditemukan kasus transmisi lokal di mana penularan yang terjadi adalah antar sesama warga yang berdomisili di Kabupaten Tegal.
Sementara itu, hasil tes swab tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Desa Dukuhlo Kecamatan Lebaksiu, Desa Gumalar Kecamatan Adiwerna, dan Desa Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang yang meninggal dunia beberapa waktu lalu semuanya menunjukkan hasil negatif.
“Artinya, meninggalnya ketiga PDP tersebut bukan karena infeksi covid-19 melainkan penyakit kronis lain yang dideritanya,” ujarnya.
Dari hasil pendataan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Joko merincikan jumlah PDP yang sembuh atau kondisinya membaik secara akumulatif ada 65 orang, tidak termasuk empat orang PDP dari luar Kabupaten Tegal.
Adapun jumlah PDP asal Kabupaten Tegal yang sedang dirawat saat ini ada 11 orang. Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan tenaga kesehatan jumlahnya saat ini ada 75 orang.
Sementara untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) jumlah kumulatifnya mencapai 92 orang, termasuk didalamnya karyawan pabrik kecap di Desa Penusupan.
Adapun untuk pelaku perjalanan, ada penambahan 308 orang, sehingga total akumulasinya menjadi 25.973 orang, dimana 15.401 orang diantaranya sudah menyelesaikan masa pemantauannya.