Ita sekaligus meluruskan kabar yang tidak benar bahwa PSIS terusir dari Stadion Citarum yang selama ini menjadi homebase klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Semarang.
"Jadi, tidak betul diusir. Kalau sudah selesai kontrak, kami bisa memberikan untuk orang lain yang mau mengontrak. Kami tentunya berupaya menegakkan aturan yang ada," jelasnya.
Diakuinya, memang ada kenaikan nilai kontrak Stadion Citarum, namun kenaikan itu tentunya ditetapkan berdasarkan kajian-kajian.
Dari Dispora Kota Semarang, kata dia, juga sudah memberikan toleransi kepada PT Mahesa Jenar Semarang, tetapi mereka ternyata tidak memperpanjang kontrak pengelolaan stadion tersebut.
Ia mengatakan Pemkot Semarang tentu memiliki maksud yang baik dalam pengelolaan aset milik pemerintah daerah, termasuk ingin stadion tersebut menjadi bagus dan cantik.