Sementara itu Direktur Polairud Polda Jateng, Kombes Pol Hariyadi menjelaskan Ditpolairud Polda Jateng menyiagakan personel lengkap dengan segala peralatan dalam rangka penanganan terjadinya bencana saat musim hujan.
"Kita telah siagakan satu peleton SAR Polairud (sekitar 20 orang), Mereka di lengkapi dengan berbagai peralatan seperti perahu karet dan alat alat lainnya” kata Kombes Hariyadi.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi lintas sektor yang memiliki kemampuan dalam penanganan bencana maupun kegiatan lainnya dalam rangka Harkamtibmas di wilayah perairan.
Dia mengimbau para nelayan agar berhati-hati saat hendak melaut, Jika ada cuaca buruk, sebaiknya nelayan mempertimbangkan ulang demi keselamatan. Selain itu juga terkait wisata perairan agar tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.
“Peralihan cuaca ini, kita imbau nelayan dan pengguna jasa angkutan laut maupun wisata perairan untuk hati-hati dan utamakan faktor keamanan dan keselamatan,” ujarnya.
Kombes Hariadi menegaskan bahwa ada tiga gangguan keamanan di perairan yang menjadi prioritas. “ Pertama, ada penyelundupan barang kemudian penyalahgunaan BBM subsidi Serta kewaspadaan ombak tinggi apalagi saat ini musim hujan,” sebutnya.