SEMARANG, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong petani menggunakan pupuk organik untuk keberlangsungan aktivitas pertanian berkelanjutan. Harapannya, agar terus berproduksi walau dihadapkan tantangan perubahan iklim ekstrem global dan persoalan lainnya.
Meskipun tidak dipungkiri sebagian besar petani hingga saat kesulitan butuh dan butuh waktu untuk melakukan peralihan dari pupuk kimia ke pupuk organik.
Padahal, berapa ahli sudah menyarankan penggunaan pupuk organik sebagai salah satu solusi yang dapat memberikan petani banyak keuntungan, di samping dapat menekan biaya, pupuk organik dianggap tidak merusak kesuburan tanah.
Contohnya, Ketua Kelompok Tani Albarokah yang bernama Musthofa di Semarang, Jawa Tengah. Dirinya mengklaim sudah 23 tahun menggunakan pupuk organik dan hingga saat ini tidak ketergantungan dengan pupuk kimia sintetik.
"Kami memang sudah konsen 23 tahun yang lalu memakai pupuk organik dan itu kami buat sendiri, sehingga kami memang punya pabrik sendiri. Produknya kami sudah global, di dalam maupun luar negeri,” kata Musthofa, Kamis (29/9/2022).