Petanesia Desak Aparat Keamanan Segera Tindak Tegas Kelompok Khilafatul Muslimin

Antara
Para pelaku konvoi yang mengampanyekan sistem khilafah. (FOTO: tangkapan layar video viral)

"Artinya, punya niat ingin makar, punya niat menganulir NKRI, dan kita sudah punya semboyan bahwa 'NKRI Harga Mati'. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah final, bentuk negara yang sudah menjadi kesepakatan para 'founding fathers' kita, para pendiri bangsa kita," kata pria yang akrab disapa Gusmar itu.

Dia mengatakan bentuk negara yang telah disepakati bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 itu tidak boleh diotak-atik.

Dengan demikian, kata dia, kelompok Khilafatul Muslimin tersebut tidak boleh dibiarkan oleh aparat keamanan.

"Harus ditindak tegas karena nyata-nyata ingin melawan bentuk NKRI. Oleh karena itulah, kami mendesak kepada aparat keamanan khususnya untuk menindak tegas kepada para petinggi Khilafatul Muslimin karena faksi-faksi yang dikoordinasi oleh kelompok ini secara masif dan terstruktur," kata dia yang juga DPC Petanesia Kabupaten Banyumas.

Dia menegaskan Khilafatul Muslimin merupakan kelompok yang berbahaya, sama bahayanya dengan apa yang dilakukan oleh ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Ricuh Tolak UU TNI, 2 Bangunan di Gedung DPRD Kota Malang Dibakar

57 tahun lalu

Minta Restu Habib Luthfi Maju Pilkada Jateng, Eko Suwarni Diberi Air yang Telah Didoakan

57 tahun lalu

Kabar Duka Syarifah Salma Istri Habib Luthfi Meninggal, Sosok yang Menginspirasi

57 tahun lalu

Ricuh Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Kapolda Papua: 14 Orang Luka, 25 Rumah Rusak

57 tahun lalu

23 Pengantin Ikut Nikah Maulid di Kanzus Sholawat Habib Luthfi, Peserta Tertua Usia 63 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal